Amin, Nur Muhammad (2025) PENGANGKATAN ANAK dan AKIBAT HUKUMNYA dalam PEMBAGIAN WARISAN menurut KOMPILASI HUKUM ISLAM dan KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. Skripsi thesis, Universitas Wiraraja.
|
Text (COVER)
FILE 1.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (417kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
FILE 2.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (305kB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK)
FILE 3.pdf - Accepted Version Download (268kB) |
|
|
Text (BAB1)
FILE 4.pdf - Accepted Version Download (678kB) |
|
|
Text (BAB2)
FILE 5.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (534kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB3)
FILE 6.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (666kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB4)
FILE 7.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (195kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
FILE 8.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (310kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
FILE 9.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (248kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang dalam Hukum Perdata (KUHP/BW) pada pasal 256 status anak angkat berubah menjadi anak kandung orang tua angkatnya, sehingga kedudukan anak angkat akan sama dengan kedudukan anak kandung. Anak angkat menjadi ahli waris dari orang tua angkatnya. Sementara itu, dalam hukum Islam, pengangkatan anak tidak menyebabkan perubahan hukum dalam hal hubungan darah, perwalian, dan waris menurut pasal 171 (c) Kompilasi hukum islam. Penelitian ini terdapat dua rumusan masalah yaitu : Bagaimana konsep hukum pengangakatan anak dalam pembagian warisan menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Bagaimana akibat hukum pengangkatan anak terhadap hak-hak waris Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat yuridis normatif dengan metode pendekatan undang-undang dan definisi konseptual. Sumber yang digunakan berasal dari literatur hukum, peraturan perundang-undangan, serta doktrin-doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut KHI, pengangkatan anak tidak memutus hubungan nasab dan hak waris dengan orang tua biologis, serta anak angkat tidak secara otomatis memperoleh warisan dari orang tua angkat, melainkan melalui mekanisme wasiat wajibah. Sebaliknya, dalam KUHPerdata, anak angkat diberikan kedudukan sebagai ahli waris dari orang tua angkat sebagaimana tercantum dalam Pasal 866, yang menyatakan bahwa anak angkat memiliki hak waris sebagaimana anak kandung. Kata Kunci: Anak, Pengangkatan, Pembagian Waris.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Nur Muhammad Amin NPM721412279 |
| Uncontrolled Keywords: | Anak, Pengangkatan, Pembagian Waris. |
| Subjects: | 300 – Social sciences > 340 Law |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Nur Muhammad Amin |
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 03:34 |
| Last Modified: | 16 Jul 2025 03:34 |
| URI: | http://repository.wiraraja.ac.id/id/eprint/4921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

